Tugas jum'at 27 desember 2023
1. Jelaskan apa yang dimaksud NTP Server dan sebutkan IP Addressnya.
2. Jelaskan fungsi fitur quick set?
3. Jelaskan apa yang dimaksud "Interface Bridge"?
4. Apa perbedaan DHCP Client dan DHCP Server!
5. Jelaskan apa yg dimaksud Radius?
6. Apa yg dimaksud userman?
7. Apa yg terjadi jika hostpot tanpa login page, Jelaskan?
8. Jelaskan perbedaan Filter Rules dan NAT!
9. Sebutkan dan jelaskan Chain yg ada pada filter Rules dan NAT!
10. Sebutkan dan jelaskan action pada filter Rules dan NAT!
Jawaban=>
1.NTP merupakan rasio antara Indeks Harga yang Diterima oleh Petani (It) dan Indeks Harga yang Dibayar oleh Petani (Ib). Indeks Harga yang Diterima oleh Petani (It) dan Indeks Harga yang Dibayar oleh Petani (Ib) dihitung dengan menggunakan formula Modified Laspeyres Index.
Ip addressnnya => 203.160.128.3
2.Quickset dapat digunakan untuk melakukan konfigurasi Router secara lebih cepat. Jika biasanya dalam melakukan setting Mikrotik kita perlu mengakses banyak menu, dengan Quickset kita tidak perlu melakukan itu.
3.Interface bridge adalah interface virtual, dimana kitadapat membuat sebanyak yang kita inginkan.
4.DHCP Server adalah perangkat yang bertugas memberikan konfigurasi jaringan secara otomatis. Biasanya, DHCP Server hanya ada satu dalam satu jaringan. Sedangkan DHCP Client adalah perangkat yang menerima konfigurasi jaringan dari DHCP Server.
5.RADIUS (Remote Authentication Dial In User Service) merupakan protokol jaringan yang menjalankan service management Authentication, Authorization, dan Accounting (AAA) secara terpusat untuk user yang terkoneksi dan hendak menggunakan resource dalam jaringan.
6.User Manager atau userman adalah salah satu fitur pada RouterOS Mikrotik yang berfungsi sebagai radius.
7.Jelas Ketika hotspot tanpa login page tidak ada koneksi internet, akses internet tidak dapat berjalan. Bahkan login page juga tidak akan secara otomatis muncul. Hal ini dikarenakan tidak adanya koneksi internet.
8.Filter rule biasanya digunakan untuk melakukan kebijakan boleh atau tidaknya sebuah trafik ada dalam jaringan, identik dengan accept atau drop.
Sedangkan NAT firewall melakukan multiplexing pada arus jaringan internal dan mengirimkannya kembali ke jaringan yang lebih luas seperti internet, MAN dan WAN.
9.Terdapat 3 macam chain pada Filter Rules yaitu forward, input, dan output. Chain Forward digunakan untuk memproses trafik paket data yang hanya melewati router. Misalnya trafik dari jaringan public ke local / sebaliknya,input digunakan untuk memproses trafik paket data yang masuk ke dalam router melalui interface yang ada di router dan memiliki tujuan alamat ip berupa ip yang terdapat pada router,output digunakan untuk memproses trafik paket data yang keluar dari router.
Pada menu Firewall NAT terdapat 2 macam opsi chain yang tersedia, yaitu dst-nat dan src-nat.dst-nat memiliki fungsi untuk mengubah destination address pada sebuah paket data,dan src-nat memiliki fungsi untuk mengubah source address dari sebuah paket data.
10.Ada 7 action pada filter rules
Accept: paket diterima dan tidak melanjutkan membaca baris berikutnya.
Drop: menolak paket secara diam-diam (tidak mengirimkan pesan penolakan ICMP).
Reject: menolak paket dan mengirimkan pesan penolakan ICMP.
Jump: melompat ke chain lain yang ditentukan oleh nilai parameter jump-target.
Tarpit: menolak, tetapi tetap menjaga TCP connection yang masuk (membalas dengan SYN/ACK untuk paket TCP SYN yang masuk).
Passthrough: mengabaikan rule ini dan menuju ke rule selanjutnya.
log: menambahkan informasi paket data ke log.
Ada 12 action pada nat
Accept: Menerima paket.
Add dst to addrest list: menambah alamat tujuan dari sebuah paket ip kedaftar alamat yg ditentukan.
Add src to addres list: menambahkan sumber alamat ip dari sebuah paket ke daftar alamat yang sudah ditentukan.
Dstnat: menggantikan alamat tujuan dari sebuah paket ke ip ditentukan oleh nilai to-address dan parameter port.
Jump: Lompat ke rantai yang ditentukan oleh nilai parameter jump-targetlog - setiap pertandingan dengan tindakan ini akan menambahkan pesan ke logsistem.
Masquerade: Menggantikan sumber alamat IP dari sebuah paket ke otomatisditentukan oleh alamat fasilitas routing IP.
Netmap: Menciptakan pemetaan 1:1 statis dari satu set alamat IP satu sama lain.Sering digunakan untuk mendistribusikan alamat IP publik untuk host di jaringan pribadi.
Passthrough: Mengabaikan aturan ini pergi ke yang berikutnya.
Redirect: tujuan menggantikan alamat IP dari sebuah paket ke salah satu alamat lokal router
Return: Melewati kontrol kembali ke tempat dari rantai melompat terjadi.
Same: Tertentu klien yang sama sumber / alamat tujuan IP yang disediakan untuk berbagai masing-masing sambungan. Hal ini paling sering digunakan untuk layanan yang mengharapkan klien alamat yang sama untuk beberapa sambungan dari klien yang sama.
Srcnat: Menggantikan sumber alamat IP dari sebuah paket dengan nilai-nilai yang ditentukan oleh to-address dan parameter ke-port.

Komentar
Posting Komentar